Negri Lumba Kiluan


Negeri lumba-lumba di perairan Lampung – Indonesia

Tak kenal maka tak sayang, begitulah kita sering menyebut kata yang dilontarkan ketika berkenalan dengan seseorang, namun makna yang terkandung dalam tulisan ini adalah berkenalan dengan banyaknya lumba-lumba atau hewan mamalia cerdas yang ada di pesisir lampung selatan.

Berjarak sekitar 80 km dari Kota Bandar Lampung, perjalanan menuju teluk kiluan dengan jalur darat ini dapat ditempuh sekitar 3-4 jam dengan kondisi jalan yang cukup tidak bersahabat, berkelok, dan naik turun bukit hingga pada akhirnya kita dapat bernafas lega setelah menemui gerbang teluk kiluan yang langsung mengarah pada suatu spot indah puluau kiluan dari atas bukit.

Meski kondisi jalan kurang memadai tapi pemandangan di sepanjang jalan mulai dari Pantai Klara sampai gerbang Teluk Kiluan menjadi hiburan tersendiri bagi kegiatan traveling yang merindukan suasana pedesaan yang asri. Mulai dari bentangan sawah berwarna hijau yang tersusun rapi di sisi kiri dan kanan jalan, pemukiman perduduk dengan rumah panggung yang khas, hingga tersusunnya tanaman coklat akan menjadikan perjalanan ke desa Kiluan semakin menyejukkan mata. Dengan minimnya jumlah kendaraan disana maka anda juga dapat menghirup udara yang bersih dan sejuk sepuas-puasnya.

Setelah mendekati lokasi Teluk Kiluan, pemandangan menarik dari pemukiman warga transmigran dari Bali akan menyempurnakan momentum perjalanan, selain etnis Bali, hidup pula dengan rukun etnis lainnya seperti Jawa, Sunda, Bugis, dan lainnya.

Walaupun fasilitas di Teluk Kiluan masih minim namun bagi anda yang ingin berkunjung kesana jangan khawatir untuk mencari tempat untuk menginap disana karena di Teluk Kiluan terdapat beberapa Homestay sederhana yang tetap terasa nyaman dan berderetnya pondok-pondok yang disempurnakan dengan adanya dermaga dari bambu yang tersusun rapih, tarif penginapan untuk pondok sekitar Rp 400.000,- yang dapat ditempati 7-10 orang, sedangkan di Pulau Kiluan yang biasa disebut Pulau Kelapa hanya terdapat homestay sederhana yang tersusun dengan jumlah 4 kamar dan harga per kamar mencapai Rp 250.000,- yang bisa ditempati 5-6 orang.

Daya tarik utama di Teluk Kiluan adalah menyaksikan parade sekumpulan lumba-lumba di lautan lepas. Untuk menyaksikan lumba-lumba kita dapat menyewa perahu jukung dengan harga Rp 250.000,- yang bisa di tempati oleh tiga orang saja, hal ini dikarenakan ombak yang lumayan besar jika sudah mencapai laut lepas. Setelah bergerak dari homestay menuju laut lepas dengan waktu kurang lebih setengah jam, mata anda akan dimanjakan oleh sambutan lumba-lumba yang sedang beratraksi melompat ria dengan gaya kekompakan yang khas. Puluhan hingga ratusan lumba-lumba akan muncul dari segala sisi, bahkan jika anda yang duduk di paling depan perahu jukung beruntung maka anda dapat menyentuh lumba-lumba ketika sedang melompat yang seakan mengikuti arah laju perahu jukung tersebut.

Keistimewaan lainnya adalah spot untuk berenang di pinggir lautan lepas dengan ombak yang sangat liar, tapi anda jangan khawatir karena kolam alami yang dinamakan laguna ini dikelilingi bebatuan tinggi yang tersusun rapi sehingga ombak yang akan datang akan bertabrakan dengan bebatuan yang mellindungi area kolam laguna. Butuh waktu kurang lebih 45 menit untuk menuju kolam laguna dengan berjalan kaki di medan yang menanjak dan menurun pada bukit menuju pantai laguna. Dengan segala keindahan yang ada di pantai laguna setelah berjalan kaki di medan yang cukup berat maka perjalanan mendatar menuju kolam akan terasa sangat ekstrim karena kita akan berjalan di sisi pinggir tebing sebelah kanan dan juga jurang yang dibawahnya terdapat hempasan ombak kencang, oleh karena itu disarankan bagi pengunjung yang ingin berenang di kolam laguna Teluk Kiluan menggunakan sendal atau sepatu trecking agar tidak mudah putus atau terpeleset karena medan yang akan diinjak adalah tumpukan bebatuan yang bisa mengakibatkan terpleset.

Kolam laguna menjadi daya tarik tersendiri ketika kita melihat keindahan yang tak ada duanya ini, dilihat dari susunan bebatuan maka kolam alami ini sangatlah bening dan terdapat juga ikan-ikan kecil yang hidup di area kolam.

Nah, bagi anda yang ingin mencoba untuk menikmati tarian lumba-lumba dan berenang dikolam laguna maka anda bisa segera berangkat dengan naik bis umum dari daerah Jakarta dan sekitarnya menuju pelabuhan Merak Banten dengan tarif Rp 25.000,- sampai Rp 30.000,- per orang dan dilanjutkan menyebrang ke pelabuhan Bakauheni Lampung menggunakan jasa penyebrangan kapal Ferry dengan tarif Rp 15.000,- per orang. Setelah sampai di pelabuhan Bakauheni Lampung, perjalanan dapat dilanjutkan dengan mencarter mobil travel berkapasitas 7 orang dengan tarif Rp 1.300.000,- per mobil atau jika anda yang ingin menghemat biaya maka anda bisa naik mobil travel menuju Teluk Betung Bandar Lampung dengan tarif Rp 40.000,- per orang, dan melanjutkan perjalanan langsung menuju teluk kiluan dengan mencarter mobil dari teluk betung dengan harga sekitar Rp 600.000,- sampai Rp.700.000,- permobil. Saat ini belum ada rute angkutan umum yang beroprasi dari Bandar Lampung langsung menuju Teluk Kiluan.

Cara lebih mudah dan nyaman untuk menjelajah ke Teluk Kiluan adalah gabung trip yang diselenggarakan oleh Media Traveler, trip bertype semi backpacker yang memulai berkumpul dari pelabuhan Merak dan berakhir di pelabuhan Merak lagi. Gak perlu repot untuk mencari tau jalan dan akses serta fasilitas yang ada disana karna semua sudah disediakan.

Meski memiliki fasilitas disana masih minim, wisata alam di Teluk Kiluan Lampung yang berada di Kec. Kelumbayan, Kab. Tanggamus ini adalah tempat yang cocok untuk wisatawan yang gemar berpetualang karena Topografinya yang berbukit dan berlembah tentunya menjadi hal yang sangat menarik untuk dijelajahi.

+ There are no comments

Add yours